Cara Merawat Bata Expose

Posted on

persp109aBata Expose merupakan sisi lain dari pemasangan batu bata yang lebih menekankan unsur estetika pada bangunan. Bata expose banyak dipilih karena mampu menciptakan karakter yang berbeda pada ruangan ataupun bangunan secara keseluruhan. Bata ini tidak hanya bisa tampil pada dinding, tetapi juga bisa tampil pada bagian-bagian lain sebuah ruangan dengan karakter tertentu. Tetapi perlu perawatan khusus agar bata expose selalu terlihat bagus dan awet.

Berikut adalah beberapa tips perawatan bata expose :

Menggunakan pelapis dinding

Berbagai keluhan mengenai bata berlubang sering kali tidak bisa dihindari. Hal ini karena bata terbuat dari tanah liat yang tidak cukup keras sehingga mudah dilubangi oleh serangga tertentu. Tentunya lubang ini akan merusak keindahan dinding bata expose tesebut. Serbuk-serbuk yang dikeluarkan dari dalam lubang juga akan mengotori rumah. Selain rusak, dinding juga dijadikan sarang oleh beberapa serangga yang suka bersembunyi dalam lubang seperti lipan dan kalajengking. Untuk menghindari hal ini gunakan pelapis dinding pada bata expose natural.
Fungsi pelapis dinding ini adalah untuk memperkuat daya tahan bata. Sehingga tidak mudah rapuh dan dilubangi oleh serangga tertentu. Jangan menggunakan pelapis dinding bata expose sembarangan. Pelapis dinding khusus bata expose dibuat berpori atau mampu menciptakan pori. Dengan demikian bata mendapatkan pori-pori yang cukup. Meski dilapisi bata expose juga tidak akan mudah lembab karena mendapatkan pori-pori yang cukup untuk pergantian udara. Penggunaan pelapis ini juga akan menambah kekuatan dinding sehingga tidak mudah rapuh.

Mengecek bata secara berkala

Bata adalah material yang cukup rapuh. Penggunaannya selama beberapa bulan dapat mengurangi kekuatannya. Karena itu lakukan perawatan dengan memeriksa bata secara berkala. Berbagai keluhan yang sering terjadi pada bata adalah retak. Sehingga dinding bata expose perlu diperiksa secara rutin untuk mendapati bata yang mengalami retak. Selain bata retak, yang harus diperiksa adalah bata berlubang. Biasanya bata yang berlubang mudah sekali ditemukan. Lakukan pemeriksaan rutin pada bata retak dan berlubang.

Setiap bata yang mengalami retak dan lubang harus segera mendapatkan penanganan khusus. Jika retak tidak cukup parah, dapat diatasi dengan pelapis saja. Demikian juga dengan lubang yang mungkin saja ditemukan. Jika lubangnya tidak cukup besar, dapat diatasi dengan melapisinya menggunakan pelapis dinding bata expose. Pelapis ini mencegah lubang semakin besar. Namun jika lubang dan retak pada dinding bata expose semakin parah, Maka harus segera dilakukan perbaikan. Jika dirasa terlalu sulit untuk melakukan perbaikan sendiri, maka gunakan tenaga profesional. Mereka akan membantu melakuan perbaikan pada bata dinding bata expose di rumah.

Memeriksa saluran di balik dinding

Kerusakan yang terjadi pada bata expose tidak hanya terjadi pada permukannya saja. Kerusakan dinding bata expose juga terjadi karena adanya aliran air di balik dinding. Bisa jadi dinding bata expose di rumah berdampingan langsung dengan kamar mandi atau ruangan lain yang dipenuhi air. Jika celah antara kedua dinding berdempetan ini saling terhubung, bisa dipastikan dinding bata expose juga akan mengalami rembesan air. Untuk mencegahnya, harus dipastikan dinding di baliknya bebas air.

Jika dinding yang berdempetan dengan dinding bata expose tidak bebas air, maka harus menggunakan pelapis. Pelapis tidak hanya digunakan pada dinding bata expose. Pelapis juga harus diberikan pada dinding yang berdempetan dengan dinding bata expose. Dengan demikian aliran air hingga serangga tidak mudah masuk dan merembet ke dinding bata expose. Cara ini juga dapat mencegah menjalarnya jamur yang tumbuh di balik dinding bata expose.

Mencuci dinding bata expose

Debu hingga sarang laba-laba dapat melekat dan mengotori dinding bata expose di rumah. Debu yang terlanjur melekat ini tidak mudah dibersihkan. Cara terbaik untuk menghilangkan debu pada dinding adalah dengan mencucinya asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Cara pencucian yang keliru dapat menimbulkan kerusakan lebih parah sehingga dapat menghilangkan warna pada bata expose. Saat mencuci, gunakan lap kain yang telah dibasahi dengan air. Gunakan lap yang cukup lembut sehingga tidak merusak cat. Jika menggunakan sabun, pastikan sabun tersebut bebas asam dan jangan menggunakan pembersih keramik yang mengandung asam karena akan menghilangkan kualitas bata expose sehingga harus menggunakan deterjen biasa untuk memastikan kualitas bata expose natural tetap terjaga.

Selamat mencoba…

Sumber : Berbagi Sumber