Tahapan Pekerjaan Pembangunan Rumah Tinggal

Posted on

Membangun Rumah

PEKERJAAN PERSIAPAN

Persiapan pertama yang harus diperhatikan saat akan memulai adalah Pembersihan Lahan agar bersih dan rapi saat pemasangan dan penandaan bouwplank (titik2 as) nantinya, kemudian membuat Gudang Material/ Bedeng untuk penyimpanan material2 bangunan seperti semen/ bahan2 material yang mudah rusak, dsb, setelah itu Pekerjaan Pemagaran Proyek agar aktivitas di dalam proyek tidak mengganggu lingkungan,

PEKERJAAN GALIAN DAN PONDASI

Pada tahap ini, tentukan (bouwplank) titik2 as untuk membuat titik2 pondasi. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam tahap ini adalah kelurusan dan kedataran tali yang digunakan sebagai pembatas kerja sehingga benar2 lurus dan rapi. Gali tanah pondasi pada titik-titik yang sudah ditentukan, Urug tanah kembali setelah pondasi terpasang, Ratakan tanah diatasnya, kemudian padatkan tanah agar rata,

PEKERJAAN BETON BERTULANG

Untuk pembuatan struktur bangunan, ukuran besi untuk sloof, kolom dan balok berdasarkan jumlah lantai dan panjang bentangan. Ukuran standar rumah 1 lantai, untuk beton sloof 20×40, beton bertulang kolom praktis 10×12, beton bertulang ring balok 10×12, beton balok praktis 10×15,

PEKERJAAN PASANG BATA MERAH/ BATA RINGAN

Pekerjaan pemasangan dinding dilakukan pada saat Sloof beton sudah terpasang dan rangka besi beton bertulang kolom sudah berdiri siap cor. Basahi bata merah atau bata ringan agar adukan semen bisa lebih lengket, kemudian dinding di plester dan aci,

PEKERJAAN KUSEN

Khusus untuk kusen alumunium biasanya sebelum dipasang sudah dibuatkan dudukan yang sudah di plester dan aci. Sedangkan untuk pemasangan kusen kayu dipasang bersamaan dengan pemasangan bata merah atau bata ringan sebelum di plester dan aci. Untuk pemasangan daun pintu dan jendela dipasang setelah dinding sudah rapi diplester dan aci, serta penutup atap sudah terpasang,

PEKERJAAN RANGKA ATAP

Pekerjaan rangka atap rumah, ada 2 material yang biasa digunakan, yaitu rangka kayu dan rangka baja ringan fabrikasi. Untuk pemasangan sebelum reng baja ringan dipasang, pastikan dahulu bahwa posisi kemiringan kuda-kuda baja ringan sudah sama dan kuat sehingga tidak akan ada lagi perubahan. Kemudian lapisi dengan Alumunium foil untuk menghindari adanya kebocoran. Setelah seluruh kuda-kuda baja ringan dan reng terpasang dengan benar (setting) dilanjutkan dengan pemasangan penutup atap yaitu menggunakan genteng ringan,

PEKERJAAN PLAFON

Pemasangan plafon diperlukan konstruksi khusus untuk menggantungkannya yang dikenal dengan nama rangka plafon. Bahan rangka plafon yang umum digunakan adalah kayu, meskipun dewasa ini dikenal juga rangka plafon dari bahan besi hollow (besi berbentuk kotak). Untuk bahan plafon sangat banyak ragamnya, dari kayu, multiplek, lembar semen asbes, hardbord, softboard, acoustic tile, particle board, aluminimum, sampai gypsum. Setelah plafon selesai terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan list plafond gypsum,

PEKERJAAN KERAMIK

Pertama adalah menentukan start point atau titik awal/ permulaan pemasangan keramik. Fungsi dari start point yaitu untuk menentukan arah buangan potongan dari keramik yang dipasang. Dalam start point diperlukan pekerjaan benangan agar pemasangan keramik dapat siku dan rata. Pekerja harus mengikuti start point yang direncanakan agar mendapatkan hasil pekerjaan yang diinginkan. Hal yang perlu diingat adalah jangan lupa untuk merendam keramik dengan air agar lebih lengket dan padat.

PEKERJAAN LISTRIK

Untuk pemasangan listrik yang perlu disiapkan adalah menentukan dimana letak titik-titik lampu dan membuat sparing untuk jaringan kabel. Pasang stop kontak dan saklar serta fitting lampu standar,
PEKERJAAN SANITASI

Siapkan jalur pipa air bersih, air kotor dan air kotoran. Untuk ukuran standard, pipa air bersih ½ inch, pipa air kotor 3 inch (vertical), dan pipa air kotoran 4 inch (horizontal). Buat bak kontrol apabila jalur pembuangan lebih dari 10 m, septictank, serta sumur resapan.

PEKERJAAN PENGECATAN

Pekerjaan pengecatan adalah pekerjan finishing atau pekerjaan yang dilakukan pada tahap akhir dalam memproduksi suatu tahapan penyelesaian. Bagian yang diberi warna adalah dinding, plafon, jendela, pintu dan sebagainya. Pemberian warna juga bisa dilakukan dengan cat yang semua jenisnya disesuaikan dengan komponennya. So, pilihlah warna yang sesuai dengan tema bangunan agar kesan yang ditimbulkan muncul.

Semoga pengalaman kami dapat diterapkan dilapangan.. 😀

Salam,

Arieffa

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>B88<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<