Engineered Door merupakan jenis pintu dengan konstruksi yang solid. Berbeda dengan pintu kayu solid lain yang beredar di pasaran. Hal tersebut dikarenakan material Engineered Door tidak menggunakan kayu solid utuh, tetapi dibuat / diproduksi dengan menggunakan bahan kayu olahan dan teknik modern / mesin sehingga menghasikan suatu produk pintu yang memiliki keunggulan daripada pintu kayu konvensional pada umumnya. Material Engineered Door merupakan hasil pengolahan khusus dari kayu solid utuh. Pengolahan khusus inimereduksi sifat-sifat negatif dari kayu alami yaitu memuai dan menyusut. Karena itu Engineered Door menjadi jauh lebih stabil, tidak mudah memuai ataupun menyusut, dan juga tidak mudah retak pada bagian sambungan panel-panelnya. Hal tersebut dikarenakan Engineering door . Permukaan pintu engineering ditutup dengan menggunakan veneer kayu alami.

 

Pilihan veneer yang biasa tersedia adalah :

  • Nyatoh
  • Oak
  • Jati

 

Pemasangan ini meliputi pengadaan bahan finishing akhir dan pemasangan kusen serta daun pintu kayu produk manufaktur kondisi setengah jadi atau finish.

 

Berikut adalah bahan yang digunakan :

  • Daun pintu dan kusen digunakan Engineering Door Solid berikut Architrave nya dan sudah langsung finish Melamic dari produk Yooshin / setara.(Gambar Daun pintu lihat gambar Arsitektur),
  • Bahan dasar kayu yang dipakai adalah kayu nyatoh kering 85 % hasil oven, tidak bengkok/melengkung,
  • Aksesori pintu yang digunakan produk : Wilka / Yale / Onassis, sealant joint ex GE warna putih susu kategori dapat dicat (paintable sealant).

 

Cara Pemasangannya :

  • Pelaksana harus memeriksa lokasi yang dimaksud dan melakukan pendataan dan pengukuran titik pemasangan dan ketinggiannya serta hal lain yang perlu disiapkan,
  • Pelaksana dapat memasang kusen dengan memasang angkur dan melakukan setting bahan agar tepat pada posisi yang dimaksud,
  • Pelaksana bersama main kontraktor bekerja sama dalam proses pemasangan kolom dan balok praktis,
  • Pelepasan bekisting/cetakan beton setelah usia beton dianggap cukup (setara K100 dan minimum mencapai  K175 pada usia 28 hari). Dilakukan oleh pelaksana utama,
  • Perapian permukan kusen dapat dilakukan dan dilanjutkan dengan pemasangan/setting engsel dan daun pintu (10 mm diatas fin lantai),
  • Pemasangan daun pintu dapat dilakukan dan dilengkapi dengan aksesorinya,
  • Pengujian kefungsian pintu dapat dilakukan dan revisi dapat dilanjutkan jika ada,
  • Pengamanan atas hasil kerja harus dilakukan oleh pelaksana hingga layak diserahkan secara keseluruhan saat bangunan dinyatakan selesai.

 

 

 

Cara Pemasangan Engineering Door

gallery/kembali-ke-jasa-kontraktor